Musnahkan Barang Bukti, Kejari Karanganyar Sebut Paling Banyak Narkoba dan Uang Palsu

Karanganyar – 28 Agustus 2019 Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Karanganyar memusnahkan barang bukti dari penanganan 56 kasus dalam rentang waktu pertengahan 2018 hingga Juli 2019. Pemusnahan barang bukti yang memiliki…

By dhinakhw

Aug 29, 2019

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono dan Kajari secara bersamaan memusnahkan barangbukti uang palsu, Selasa(28/08/19)

Karanganyar – 28 Agustus 2019

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Karanganyar memusnahkan barang bukti dari penanganan 56 kasus dalam rentang waktu pertengahan 2018 hingga Juli 2019. Pemusnahan barang bukti yang memiliki hukum tetap itu dilakukan di depan Rumah Dinas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar, Selasa (27/8/2019). Dari informasi yang himpun ada beberapa barang bukti yang dimusnahkan seperti, Sabu-sabu, tembakau gorila, obat-obatan yang masuk daftar G UU kesehatan, alat kosmetik yang tidak terdaftar di BPOM serta handphone.

Kajari Karanganyar, Suhartoyo mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan sebagian barang bukti dari penanganan 56 kasus dalam rentang waktu pertengahan 2018 hingga Juli 2019.

“Paling banyak narkotika, serta Uang Palsu (Upal) sebanyak 900 lembar. Juga ada mata uang asing Brazil, Singapura,” katanya.

Ia menyampaikan, di wilayah Karanganyar paling dominan narkotika karena letak geografisnya berada di daerah perbatasan. Narkotika berupa sabu-sabu itu berasal dari luar daerah Karanganyar. Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Karanganyar, Muhammad Adip Adam mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan di antaranya sabu-sabu, Upal, kosmetik yang tidak terdaftar BPOM, dan handphone.

Barang bukti itu berasal dari penanganan 56 kasus. Dalam kesempatan itu, Kajari Karanganyar, Suhartoyo, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Dandim 0727 Karanganyar, Letkol Inf Andi Amin Latama, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Solo, Bakti Artanta, Kanit II Tindak Pidana Tertentu Sat Reskrim Polres Karanganyar, Iptu Herawan Prasetyo Budi turut serta dalam pemusnahan barang bukti tersebut.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan, pemusnahan barang bukti ini sebagai langkah pencegahan serta memberikan informasi kepada masyarakat luas. Diharapkan masyarakat bisa melakukan pencegahan secara personal.

“Bisa menyadarkan masyarakat supaya tidak melakukan praktek yang merugikan orang lain. Selain itu ini juga berdampak positif terhadap keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara,” terangnya.        ( Tgr/Ard/Tfn)

Related Posts

0 Comments

chat disini
chat disini